ABSTRACT delam affect the long time to visit


ABSTRACT – Aswe know that in the era of digital information the role of the library as acenter of information increasingly increasingly abandoned. Along with today’sinternet technology makes it easier for users to get informationinstantaneously. In that case the role of the library to find data to analyzethe problem of the abandonment of the library.

This study aims to testempirically whether there is influence of the type of music on the long visitin the library with interest in reading in the Faculty of Mathematics NaturalSciences Padjadjaran University. The initial hypothesis proposed in thisresearch is classical music or instrumental playback diperpustakaan, Visit tothe library to simply read a book or find information to do the task, Treatmentin the library without music playback, delam affect the long time to visit thesubject in the library Keywords:Type of Music, Length Visiting, Reading Interest  ABSTRAK –  Seperti yang kita ketahui bahwa di erainformasi digital peran perpustakaan sebagai pusat informasi semakin kianditinggalkan. Bersanding dengan teknologi internet sekarang ini semakinmemudahkan pengguna untuk mendapatkan informasi secara instan. Deng an hal ituperan perpustakaan mencari data untuk menganalisa masalah semakinditinggalkannya perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secaraempirik apakah ada pengaruh jenis musik terhadap lama berkunjung diperpustakaan dengan minat membaca di Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Padjadjaran. Hipotesis awal yang diajukan dalam penelitian iniadalah Pemutaran musik klasik atau instrumental diperpustakaan, Kunjungan keperpustakaan untuk sekadar baca buku atau mencari informasi untuk mengerjakantugas, Perlakuan dalam perpustakaan tanpa pemutaran music, delam mempengaruhilama berkunjung subjek di perpustakaan Kata Kunci : Jenis Musik, Lama Berkunjung, Minat Membaca PENDAHULUANMinat baca munculketika pembaca mulai merasa keterkaitannya terhadap informasi akibat darimanfaat yang diberikan ketika membaca.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Dengan membaca suatu individu dapatmenambah pengetahuan, pengembangan intelektual, mengembangkan konsep dirisekaligus menjadi suatu hobbi nantinya. Dengan minat baca yang tinggi jelas akanmeningkatkan kualitas diri sebagai individu di masyarakat. Menurut Leonhardt (Erryanti, 2001), minat baca tinggi mengembangkankepandaian berbahasa dan wawasan luas yang dimiliki individu; selain itumengembangkan kemampuan konsentrasi pada informasi lisan sehingga lebih dapatmengikuti dan menikmati diskusi dibandingkan individu dengan minat baca rendah.Individu dengan minat baca tinggi lebih dapat membawakan humor dan perspektifdalam masalahnya, sehingga mampu mengatasi masalah pribadinya dengan baik, danmempunyai kesempatan yang lebih baik untuk meraih kehidupan yang sukses. Minat merupakangairah dalam diri yang rela menggunakan waktu, uang, serta energi untuk sesuatuhal yang di sukai. Tetapi minat dalam membaca tidak dapat menentukan tinggirendahnya suatu kunjungan dalam perpustakaan, karena tidak sedikit individuyang gemar membaca atau minat bacanya yang tinggi belum tentu rutin atau seringberkunjung ke perpustakaan, apalagi perpustakaan sekolah, karena biasanyamereka yang minat bacanya tinggi namun jarang ke perpustakaan lebih memilihtaman baca atau dengan membeli buku secara pribadi. Perpustakaan merupakan pusatlayanan info dan informasi lainnya yangberguna dalam membantu program pendidikan, pengajaran, penelitian dan pemenuhankebutuhan informasi lainnya bagi pengguna. Namun masalah sekarang yang dialamimasyarakat luas jarang untuk sekedar berkunjung ke perpustakaan yang konon dicap sebagai tempat yang membosankan, pelayanan yang kurang menyenangkan jugaruangan yang menyeramkan.

Diambil dalam lingkup kecil, jangankan dalam dunialuas dalam lingkup universitas saja mahasiswa masih kurang dalam minat baca diperpustakaan atau belum sama sekali mengunjungi perpustakaan dan lebih jalurpemenuhan informasi instan. Kurang nya minat baca biasanya di pengaruhi olehfasilitas yang di berikan dalam perpustakaan tersebut, pengunjung perpustakaanyang datang biasanya hanya sekedar mencari informasi untuk pemenuhan informasiuntuk mengerjakan tugas atau penelitian kuliah. Ada banyak faktoryang menjadi penyebab kurangnya kunjungan mahasiswa ke perpustakaan yang datangtidak hanya untuk pemenuhan informasi akademiknya tetapi keinginan sendiriuntuk atau minat membaca di perpustakaan, yaitu seperti yang peneliti sudahsebutkan yaitu fasilitas juga salah satunya adalah pembentuk suasana dan kesanpertama yang menjadi suatu kesediaan mahasiswa untuk berkunjung ke perpustakaan. Mengikuti kegemaranpembaca yaitu mahasiswa biasanya memiliki kegemaran dalam mendengarkan musikatau suatu irama yang dapat merubah suasana hati, karena seperti yang kitaketahui banyak tempat – tempat kumpul remaja tidak jarang selalu ada pengerassuara yang tidak lain untuk pemutaran musik atau media informasi seperti dikantin,selasar, ruang tunggu, di kendaraan umum dan tempat lainnya. Dengan hal itupeneliti ingin mengetahui bagaimana suatu pemutaran musik atau iramainstrumental di aplikasikan di perpustakaan dalam mempengaruhi lama berkunjungmahasiswa membaca di perpustakaan Fakultas Matematik Pengetahuan Alam. Secara psikologis, musikberhubungan dengan berbagai fungsi psikis manusia seperti persepsi, abstraksi,dan berbagai fungsi psikologis lainnya. Pengaruh musik pada manusia tergantungdari jenis musik dan konteks yang ada saat orang mendengarkan musik(Rachmawati, 2005).

 Menurut Abler, musik memiliki semua karakter pentingdari sistem kimia, genetika, dan bahasa manusia. Sloboda secara tegasmengatakan bahwa perasaan manusia terikat dengan bentuk musik karena terdapatkonsistensi dalam respon musik yang secara relatif memberikan lingkungan yangsama. Psikologi dan musik saling berhubungan karena Psikologi tertarik untukmenginterpretasi perilaku manusia dan musik sebagai bagian dari seni merupakanbentuk perilaku manusia yang unik dan memiliki pengaruh yang kuat (Djohan,2005). Musik memiliki tiga bagian pentingyang berpengaruh pada seseorang, yakni beat mempengaruhi tubuh, ritmemempengaruhi jiwa, dan harmoni mempengaruhi ruh. Misalnya saja beat dalam musikdangdut atau pun rock membuat pendengarnya bergerak spontan.

Ritme mempengaruhijiwa, misalnya jika seseorang yang cemas mendengarkan musik beritme teraturmaka perasaannya akan menjadi tenang. Sedangkan harmoni mempengaruhi ruhmisalnya saat menonton film horor dimana musik pengiringnya dapat membuatseseorang merasa takut karena suasana yang tercipta dari musik (Suseno, 2005). Sebuah penelitian neurologis olehKaufmann dan Frisina (1992), memperlihatkan bahwa separuh dari otak manusiamemiliki tugas untuk memproses berbagai aspek pengalaman musik.

Artinya, musiktelah menjadi bagian dalam diri manusia dan mempunyai potensi yang cukup besaruntuk mempengaruhi perilaku manusia. Penelitian oleh Lewis, dkk. (1995)mengungkap bahwa musik dengan kategori positif menghasilkan peningkatan suasanahati yang positif demikian pula musik yang sedih menghasilkan peningkatan suasanahati negatif.

Dengan artian sebuah musik cenderung menimbulkan suasana hati yang sama dalam diripendengarnya. Suasana hati yang disebabkan oleh musik dapat merubah perhatian, persepsi,dan memori serta mempengaruhi keputusan seseorang terhadap kondisi mental danemosionalnya. Cara berpikir dan berperilaku diwarnai oleh musik yang tampaknyasecara langsung dan tidak disadari mengakses ke lapisan bawah sadar otakmanusia (Djohan, 2005).  Mengadaptasi jurnal yang ditulisoleh Shields (2005), stimulus dari lingkungan merupakan pengaruh utama padarespon emosional seseorang.

Respon emosional menghasilkan perilaku approach (menerima/mendekat) atau avoidance (menolak) dan mempengaruhi waktuyang digunakan seseorang. Menurut Roboson (Shields, 2005) atmosfer ruangan yangterbentuk dari dekorasi, pencahayaan, musik dan warna dapat menghasilkanperilaku approach (menerima) atau avoidance (menolak). Jika teori stimulusini dipasangkan pada konteks perpustakaan, maka yang disebut sebagai perilaku approach adalah kesedian untuk tetapberada di lingkungan perpustakaan, mengeksplorasi lingkungan, dan berkomunikasidengan individu lain. Sedangkan perilaku avoidancemeliputi keinginan untuk meninggalkan perpustakaan, tidak berespon aktif padalingkungan, dan menolak untuk berkomunikasi dengan individu lainnya. Perilakutersebut merupakan perkiraan respon yang muncul setelah pemutaran musik dandapat mempengaruhi jumlah waktu yang digunakan konsumen di sebuah perpustakaanmenurut teori approach dan avoidance yang ditulis oleh Shields (2005).

 Musik klasik telah sering dijadikan pembanding dengan jenis musik lainnyadalam berbagai penelitian eksperimental. Selain memunculkan pengaruh relaksasi,dampak yang diciptakan musik klasik pada penelitian-penelitian terdahulutentang lama berkunjung atau time spent,membuktikan musik klasik sebagai jenis musik yang dapat menahan konsumen palinglama di suatu tempat (di antara jenis musik lain seperti pop, jazz, easy listening dan keadaaan tanpa musik). Hasil analisismembuktikan bahwa musik klasik membuat konsumen, khususnya di restoran BritishInggris saat itu, menghabiskan waktu dan uang lebih banyak dibandingkan denganjenis musik lainnya (yaitu pop, jazz,easy listening dan keadaaan tanpa musik).

Kondisi tanpa musik menempatiurutan terakhir.  TINJAUAN PUSTAKA            Landasandari penelitian ini untuk mencari korelasi antara pemtaran musik diperpustakaan dengan minat baca di perpustakaan Fakultas Matematik IlmuPengetahuan Alam. Disini peneliti menggunakan teori Dr.

J. Robin J. Wilson atauteori Wilson tentang Pshychology of Music METODE PENELITIANMetodepenelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif, yaitu suatu bentukpenelitian yang ditujukanuntuk mendeskripsikan fenomena- fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupunfenomena buatan manusia. Fenomena itu bisa berupa bentuk, aktivitas, karakteristik,perubahan, hubungan, kesamaan,dan perbedaan antara fenomena yang satu dengan fenomenalainnya (Rakhmat, 2001).

Penelitian deskriptif merupakan penelitian yangberusaha mendeskripsikan dan menginterpretasikan sesuatu, misalnya kondisi atauhubungan yang ada, pendapat yang berkembang, proses yang sedang berlangsung,akibat atau efek yang terjadi, atau tentang kecende- rungan yang tengah berlangsung. Subjek PenelitianKarakteristik subjekpenelitian yang dipakai pada penelitian ini antara lain: Mahasiswa FMIPA Universitas Padjadjaran berusia antara 17–24 tahun. Bersedia menjadi subjek penelitian tanpa ada paksaan HASIL DAN PEMBAHASAN Tujuan penelitian iniyaitu untuk mengetahui pengaruh jenis musik terhadap lama berkunjung di perpustakaandengan minat membaca sebagai.

Hasil penelitian yang diperoleh secara umummenunjukkan bahwa lama berkunjung tidak dipengaruhiperbedaan perlakuan yang diberikan maupun perbedaan level minatmembaca masing masing subjek. Pengujian hipotesis pertama  secara empirik ditolak (tidak dapat diterima). Perpustakaan FakultasMatematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) merupakan bagian dari lingkunganakademik dan pemanfaatannya pun dimaksimalkan untuk kepentingan akademik.Umumnya subjek yang datang ke perpustakaan menggunakan perpustakaan sebagaitempat belajar, mengerjakan tugas, membaca, ataupun sekedar mencari buku.Keperluan antar subjek yang berbeda-beda memungkinkan perhatian dan waktukunjungan berbeda satu dengan lainnya.

Subjek yang mengerjakan tugas maupunmembaca buku akademik akan membutuhkan perhatian, kekuatan fisik dan mentalyang lebih daripada subjek yang sekedar mencari buku. Pada penelitian ini adapun pertanyaanyang diajukan terhadap responden yaitu Pemutaran musik klasik atau instrumental diperpustakaan berpengaruh pada lama berkunjung subjek? Kunjungan ke perpustakaan untuk sekadar baca buku atau mencari informasi untuk mengerjakan tugas? Perlakuan dalam perpustakaan tanpa pemutaran musik berpengaruh dalam lama berkunjung ke perpustakaan? SIMPULAN            Padauji hipotesis dengan pertanyaan yang di ajukan kepada responden hasilnya1.     Hipotesis 1dengan pertanyaan, Pemutaran musik klasik atau instrumentaldiperpustakaan berpengaruh pada lama berkunjung subjek? Ditolak (tidak diterima) Hipotesis 2 dengan pertanyaan, Kunjungan ke perpustakaan untuk sekedar baca buku atau mencari informasi untuk mengerjakan tugas? diterima Hipotesis 3 dengan perntanyaan, Perlakuan dalam perpustakaan tanpa pemutaran musik berpengaruh dalam lama berkunjung ke perpustakaan? Ditolak (tidak diterima) Berdasarkan hasil penelitian tersebut,maka diambil kesimpulan sebagai berikut: hipotesis 1 dapat disimpulkan bahwasetiap subjek yang berkunjung ke perpustakaan tidak semua menyukai pemutaranmusik di perpustakaan, karena setiap subjek memiliki karakteristik dalamberfikir dan membaca ada yang membutuhkan ketenangan dan hiburan sepertipemutaran musik. Hipotesis 2 dapat diambil kesimpulanbahwa setiap subjek yang berkunjung pada perpustakaan FMIPA rata-rata untukmengerjakan tugas karena koleksi yang disediakan di perpustakaan FMIPAmerupakan buku akademik pembelajaran perkuliahan. Hipotesis 3 dapat diambil kesimpulanbahwa subjek pengunjung perpustakaan tidak merasa menjadi lama juga ketika diperpustakaan dengan tanpa pemberian pemutaran musik di perpustakaan, sepertihipotesis 2 bahwa subjek yang berkunjung dengan tujuan mengerjakan tugas.Seperti yang peneliti ketahui bahwa ketika seseorang mengerjakan tugas makaindividu itu pasti mempunyai titik bosannya. DAFTAR PUSTAKA Arini, S.

(2006, Februari). MusikMerupakan Stimulasi Terhdap Keseimbangan Aspek Kognitif dan Kecerdasan Emosi.Retrieved from Departemen Pendidikan Nasional: www.depdiknas.go.id/jurnalAstuti.

(2001). Analisis Pengaruh JenisMusik Terhadap Kinerja dengan Pendekatan Ergonomi (skripsi). Yogyakarta:Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia.Djachrab, I. (2006, Juni). Mengapa SiswaMalas Berkunjung ke Perpustakaan. Retrieved from Pikiran Rakyat:http://www.

pikiran-rakyat.com/cetak/2006/032006/24/99forumguru.htm.22Juni 2006.Erryani, A. (2001).

Hubungan MinatMembaca Buku Non Fiksi dan Penundaan Akademik pada Mahasiswa Universitas GadjahMada. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.Kurniawan, Y. M. (2001).

PenggunaanTerapi Musik Untuk Mengurangkan Derajat Tekanan dan Kesannya TerhadapPeningkatan Masa Belajar. Malaysia: Mildmodal Industries, Sdn. Bhd.Selangor_D.E. Malaysia.Latipun.

(2004). Psikologi Eksperimen .Malang: UMM Press.Mulyati. (2004). Kontribusi Minat Baca danBimbingan Belajar Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar.

JurnalPemikiran dan Penelitian Psikologi, 187-204.Rachmawati, Y. (2005). Musik SebagaiPembentuk Budi Pekerti. Yogyakarta: Panduan.Ramiyatun, P. (2003).

Hubungan AntaraKonsep Diri Akademik dan Dukungan Sosial Keluarga dengan Minat Membaca PelajarSLTP di SLTP 13 Yogyakarta. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.Seniati, L., Yulianto, A., & Setiadi,B. (2005). Psikologi Eksperimen.

Jakarta: Indeks.Shield, J. (2005). EnviromentalPshychology as a Complement to Restaurant Revenue Management. Portland: NewEngland.

Wilson, S. (2003). The Effect of Musicon Perceived Atmosphere and Purchase Intention in Restaurant.

London:Prentice Hall. Retrieved from Pshychology of Music Copyright.  

x

Hi!
I'm William!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out